Mengenal tiktok


TIK TOK 


Tik Tok – Sosial Media Berbasis Video Yang Sedang Sangat Populer



Gadgetren – Kini konten video banyak tersebar di media sosial di berbagai negara, termasuk Indonesia. Bisa dibilang pertumbuhan konten video sendiri ditunjang dengan kemajuan dari kecepatan internet sehingga dapat diunggah ke internet dengan cepat.

Banyak platform maupun aplikasi yang menyediakan dukungan pembuatan video dengan hal menarik pada pengguna smartphone. Salah satunya terdapat pada aplikasi Tik Tok yang berasal dari negeri Tirai Bambu.

Meskipun Tik Tok sedang naik daun di Indonesia, namun aplikasi ini sudah memiliki pengguna yang sangat banyak di Tiongkok. Awalnya Tik Tok sendiri menggunakan bahasa Mandarin, namun sekarang sudah tersedia yang bahasa Inggris di toko aplikasi sehingga dapat dinikmati oleh pengguna smartphone di Indonesia.
Apa Itu Tik Tok?

Tik Tok adalah aplikasi yang memberikan special effects unik dan menarik yang dapat digunakan oleh penggunanya dengan mudah sehingga dapat membuat video pendek dengan hasil yang keren serta dapat dipamerkan kepada teman-teman atau pengguna lainnya.

Aplikasi sosial video pendek ini memiliki dukungan musik yang banyak sehingga penggunanya dapat melakukan performanya dengan tarian, gaya bebas, dan masih banyak lagi sehingga mendorong kreativitas penggunanya menjadi content creatore.
Dari segi positif sendiri aplikasi tiktok memiliki beberapa manfaat untuk remaja salah satunya yaitu:

 Sebagai salah satu aplikasi yang dapat mendorong kreativitas seseroang dalam membuat suatu karya.Aplikasi untuk mengekspresikan kreativitas khusunya dalam pembuatan video, Aplikasi Tik Tok sendiri merupakan platform untuk membuat video dengan efek spesial dan unik dengan mudah. Tik Tok juga menyuguhkan berbagai macam musik untuk latar video, sehingga penggunanya dapat menciptakan video yang lebih menarik.Aplikasi tiktok ini juga berbasis video dan musik, dan dapat melati diri remaja atau anak anak untuk mengasah skill editing video, untuk konten-konten yang lebih bermanfaat
Tetapi dari beberapa point posifik dari tik tok sendiri, terdapat banyak dampak negatif untuk remaja, sudah banyak artikel yang membahas tentang dampak negatif dari tiktok sendiri sampai kominfo harus memblokir aplikasi tiktok di indonesia, salah satunya segi negatif dari tiktok sendiri adalah


Secara tidak langsung, tiktok menjadi penyebab generasi remaja untuk suka bergoyang ria, Apabila anda termasuk seseorang yang sering aktif di Instagram, pastinya anda akan menjumpai beberapa netizen dengan berbagai video yang dibuat dengan menggunakan aplikasi tiktok ini. Ada yang biasa saja, dan ada yang Luar Biasa, luar biasa keterlaluan. Bahkan ada beberapa remaja dan anak-anak bergoyang ria yang tidak wajar. Membuat video yang tidak sewajarnya, bahkan tidak hanya remaja saja mereka melibatkan anak-anak kecil dalam pembuatan video tiktok demi respon yang banyak dari netizen , berani bernyanyi lagu dan berakting orang dewasa. Apabila ini dianggap sebagai media hiburan, maka Youtube lebih baik. Memang benar, tujuan aplikasi ini plure untuk hiburan, tapi hiburan yang berlebihan juga tidaklah benar. Kita mungkin sudah akrab dengan berbagai berita viral, yang mengheboh alias miris melibatkan aplikasi ini. Sebenarnya kita dapat mengasah kemampuan menjadi video creator langsung dengan aplikasi-aplikasi yang lebih memadaiTerdapat banyak video yang tidak pantas menjadi contoh yang tidak baik bagi perilaku remaja dan anak jaman sekarang. Mungkin kita juga sudah sama-sama tahu banyaknya video dengan aksi-aksi yang tidak pantas dilakukan penggunanya yang meleceng kepada penistaan agama seperti membuat video berjoged bersama saat melaksanakan sholat. Ironisnya banyak akun yang mengunggah video sejenis tanpa mereka bisa menyadari bahwa video yang mereka tiru itu bukanlah hal yang pantas untuk di tiru yang dapat membuat kenakalan anak jaman sekarang semakin beragam. Dalam hal ini diperlukan peran keluarga dan peran orang tua dalam mendidik anak-anaknya dengan memberikan pengarahan pada anak yang kecanduan tik tok. Belum lagi adanya kasus-kasus lain yang memberikan dampak negatif pada penggunanya karena melakukan aksi yang kurang baik yang pada akhirnya merugikan diri sendiri.Seseorang menjadi terlalu kreatif demi video yang lucu dan menarik sehingga tidak mampu menilai mana yang pantas dan mana yang tidak. Banyak remaja yang memang kreatif dalam membuat video agar bisa mendapat banyak respon dari orang lain. Tapi mereka menjadi seperti tidak berpikir dahulu sebelum merekam apa yang mereka lakukan. Mungkin mereka hanya berpikir bagaimana cara membuat video yang ok, bagus, menarik dan banyak respon dari penonton tanpa peduli dengan apa yang mereka tampilkan itu baik atau buruk untuk orang lain maupun dirinya sendiri.

Komentar

  1. Ini sangat bermanfaat bagii anak remajaa, TerimaKasih. Sangat bermanfaat..

    BalasHapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  3. Terima kasih infonya ini sangat bermanfaat

    BalasHapus
  4. Wah, informasinya sangat menarik cocok untuk remaja” ya . Terimakasih

    BalasHapus
  5. Terimakasih atas infonya sangat bermanfaat

    BalasHapus
  6. Terima kasih atas info nya, sangat bermanfaat dan positif

    BalasHapus
  7. Terimakasi infonyaa👌👌

    BalasHapus
  8. Wow sangat bermanfaat nih. Tengkyu atas infonya dek 👍

    BalasHapus
  9. Info nya sangat menarik
    Dan ini pasti tugas TIK

    BalasHapus
  10. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  11. wahhh infonya menarik dan berguna kali

    BalasHapus
  12. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  13. Info nya sangat bagus untuk kalangan remaja.. Makasih ya infonya

    BalasHapus
  14. Terimakasi atas info nya ����

    BalasHapus
  15. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  16. Keren keren,informasi yang bermanfaat.

    BalasHapus
  17. Informasi menarik ini, terimakasih 😊

    BalasHapus
  18. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  19. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  20. Keren kaliii informasi nya, thanks info nya

    BalasHapus

Posting Komentar